10 Makanan yang Bisa Bantu Perpanjang Umur, Termasuk Telur hingga Ubi

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Jakarta -

Banyak orang berupaya melakukan segala langkah untuk mempunyai umur nan panjang. Dari memulai pola hidup nan sehat hingga melakukan banyak perawatan.

Untuk mempunyai umur panjang memang bisa dipengaruhi beberapa faktor, seperti lingkungan, riwayat keluarga, hingga masalah kesehatan. Namun, rupanya pola makan juga bisa membantu untuk memperpanjang umur seseorang.

Berikut 10 makanan nan menurut para mahir diet bisa membantu memperpanjang umur nan dikutip dari laman Prevention:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Telur

Meskipun telur mempunyai kandungan kolesterol tinggi, penelitian menunjukkan makanan ini tidak mempengaruhi kolesterol darah secara keseluruhan seperti halnya lemak jenuh.

Faktanya, salah satu meta-analisis nan diterbitkan dalam Journal of American College of Nutrition, menemukan bahwa perseorangan dengan asupan telur nan tinggi alias sekitar tujuh kali seminggu, mempunyai penurunan akibat stroke sebesar 12 persen. Itu lebih besar dibandingkan dengan mereka nan mempunyai asupan telur nan rendah alias sekitar kurang dari dua kali seminggu.

Sayuran hijau

Sayuran hijau, seperti bayam, kangkung, dan lobak Swiss kaya bakal folat, krusial untuk pertumbuhan sel dan pembentukan sel darah merah. Sayuran-sayuran itu juga mendukung karoten alias pigmen nan bertindak sebagai antioksidan bisa membantu menjaga kesehatan penglihatan, tulang, gigi, dan kulit.

"Folat dari sumber makanan alami membantu melindungi kegunaan otak seiring bertambahnya usia," kata mahir diet Suzanne Dixon, RD.

"Selain itu, karoten memberikan tambahan antioksidan, nan melindungi terhadap pembusukan DNA alias kerusakan sel. Kerusakan ini dapat terakumulasi seiring berjalannya waktu, berkontribusi terhadap kanker dan penyakit jantung," sambungnya.

Ikan

Ahli diet sekaligus penulis The Live Food Factor Susan Schenck, LAc, MOTM, mengatakan mengonsumsi ikan, terutama ikan berlemak seperti salmon, mackerel, dan sarden bisa berfaedah untuk otak.

"Ratusan penelitian mendukung faedah ikan mini berlemak untuk kesehatan otak, lantaran mengandung masam lemak omega-3 dan DHA (docosahexaenoic acid), nan memberi nutrisi pada otak dan mencegah kehilangan ingatan dan depresi," kata Susan.

Ubi jalar

Penduduk Okinawa, Jepang, dikenal mempunyai umur nan panjang, sehat, dan merupakan salah satu populasi centenarian alias orang nan hidup hingga usia 100 tahun terbesar di dunia. Salah satu rahasia mereka adalah mengonsumsi ubi jalar, nan kaya bakal vitamin A, potasium, dan serat.

"Orang Okinawa makan lebih sedikit nasi dan lebih banyak ubi dibandingkan orang Jepang pada umumnya. Perbedaan utama dalam pola makan kedua golongan ini diyakini berkedudukan dalam argumen kenapa orang Okinawa bisa hidup lebih lama dari orang Jepang lainnya," kata Dixon.

Dixon merekomendasikan makan setidaknya tiga hingga lima porsi per minggu, idealnya sebagai pengganti makanan bertepung lainnya seperti nasi, roti, dan sereal dingin.

Bawang-bawangan

Bawang bombay, bawang putih, kucai, daun bawang, dan bawang merah rupanya tidak hanya memberikan penambah rasa pada masakan. Ini mengandung senyawa nan disebut organosulfur, nan membantu proses detoksifikasi tubuh.

Sebuah penelitian nan diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa diet dengan bawang merah dan bawang putih dapat membantu menurunkan akibat penyakit. Tambahkan bawang putih cincang dan bawang bombay ke tumisan, salad, dan sup untuk mendapatkan faedah melawan penyakit.

Kopi

Ternyata minum kopi dalam porsi nan cukup bisa berfaedah bagi kesehatan. Faktanya, banyak penelitian nan mengaitkan konsumsi kopi dengan penurunan akibat kanker, penyakit kardiovaskular, demensia, penyakit hati, hingga diabetes.

Dixon merekomendasikan untuk menambahkan susu alias krim secukupnya, dan tidak lebih dari satu sendok teh gula ke dalam minuman tersebut.

NEXT: Teh hingga Alpukat

Simak Video "Rahasia Panjang Umur Ratu Elizabeth II Hingga 96 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]