6 Tanda Aplikasi Pembayaran Kamu Dibobol Orang, Awas Saldo Ludes!

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Jakarta -

Belanja dan akses perbankan lebih mudah di era digital. Lewat smartphone nan Anda pegang saat ini, Anda bisa melakukan banyak perihal hanya dengan sentuhan jari dan internet.

Tapi, sejalan dengan semakin mudahnya hidup dengan internet, Anda juga kudu waspada dengan akibat menjadi korban dari scammer. Kamu kudu mengawasi betul akun pembayaran nan Anda miliki, jangan sampai dibobol dan saldonya ludes!

Berikut ini dilansir situs Kaspersky, ini enam tanda nan kudu diwaspadai dari pembobolan aplikasi pembayaran nan Anda miliki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Cek setiap transaksi

Kamu kudu mengecek apakah ada transaksi nan mencurigakan. Walaupun transfer dengan jumlah kecil, andaikan Anda merasa tidak pernah melakukannya, ini menjadi pertanda awal nan kudu diwaspadai.

2. Jangan abaikan notifikasi

Selalu pantau notifikasi nan datang misalnya dari email. Jika Anda mendapatkan email nan mengatakan ada perincian nan berubah dari akunmu, bisa jadi sudah ada orang jahat nan menyusup.

3. Telepon aneh

Jika seseorang menelepon dan mengaku berasal dari penyedia pembayaran, bersikeraslah untuk menelepon mereka kembali menggunakan nomor telepon publik perusahaan tersebut.

4. SMS/pesan mencurigakan

Bila Anda tiba-tiba menerima pesan alias panggilan dari nomor ponsel nan biasanya tidak digunakan oleh penyedia, maka sudah sepatutnya Anda curiga.

5. Email palsu

Seandainya Anda mendapatkan email alias komunikasi online lainnya tidak terlihat asli, jangan membalasnya. Minta info lebih dulu dari penyedia aplikasi pembayaran nan Anda gunakan.

6. Aktivitas asing di akun

Apabila Anda memandang aktivitas asing di akunmu, periksa dan ingat-ingat: apakah baru-baru ini Anda mengklik tautan mencurigakan di email? Phising adalah metode nan paling sering digunakan oleh pelaku kejahatan untuk mendapatkan info pribadi nasabah.

Cek email nan Anda gunakan, cari tahu apakah ada orang lain nan terkoneksi dengan emailmu. Segera singkirkan device tidak dikenal.

Simak Video "Pemerintah Didesak Serius Tangani Kebocoran Data Penduduk"
[Gambas:Video 20detik]

(ask/rns)