Cara Kerja Bone Conduction Earphone, Bukan Dipakai di Leher Ya...

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Jakarta -

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut dua Gibran Rakabuming Raka dituding menggunakan perangkat bantu dengar di leher saat debat cawapres kedua, ialah earphone berjenis bone conduction.

Dalam beragam postingan nan disebar di media sosial, diperlihatkan ada sebuah perangkat nan dipasang di leher Gibran dan sedikit menyembul dari kembali kerah jaket nan dia kenakan saat debat tersebut. Alat tersebut dinarasikan sebagai earphone bone conduction.

Jadi, apa itu earphone bone conduction, gimana langkah kerjanya, dan apa betul dipakainya di leher?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cara kerja earphone bone conduction

Cara kerja earphone konvensional adalah menghasilkan gelombang bunyi untuk ditangkap oleh gendang telinga, diteruskan ke koklea, dan diteruskan ke otak. Sementara di earphone bone conduction, ada tahapan nan dilewati dalam langkah kerja earphone konvensional.

Earphone bone conduction berfaedah tidak dengan menggetarkan gendang telinga, melainkan langsung menggetarkan tulang rahang dan sekitarnya, dan langsung diteruskan ke bagian dalam telinga.

Ya, langkah kerjanya sesuai dengan namanya, ialah meneruskan bunyi lewat konduksi. Namun tentunya agar bisa berfungsi, earphone jenis ini kudu dipasang di tempat nan tepat, ialah di sekitar rahang dan di dekat lubang telinga. Jadi bukan di leher seperti narasi hoax pilpres nan beredar di medsos itu ya.

Earphone bone conduction pada awalnya dipakai sebagai perangkat bantu dengar untuk orang nan mengalami kerusakan gendang telinga. Namun pada perkembangannya, earphone jenis ini juga dibuat untuk pengguna biasa.

Biasanya untuk pemakaian saat olahraga, tujuannya agar tetap bisa mendengar bunyi dari sekitarnya. Karena earphone bone conduction, tetap dicantelkan tapi tidak menutupi lubang telinga.

Salah satu produk bone conduction earphone nan beredar di pasaran dibuat oleh Shokz, nan tersedia dalam beragam jenis dan nilai dari mulai Rp 1,3 jutaan hingga Rp 2 jutaan.

Simak Video "Bertemu Influencer hingga Petani, Gibran Dicurhati Keluhan soal Pupuk"
[Gambas:Video 20detik]

(asj/fay)