Hati-hati, Riset Temukan Kebiasaan Sebelum Tidur yang Berisiko Bikin Mati Muda

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Jakarta -

Tidur adalah salah satu langkah tubuh untuk beristirahat. Selain itu, tidur juga bisa mengembalikan daya agar tubuh dan pikiran bisa kembali segar untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Tak hanya dari segi waktu, kebiasaan sebelum tidur rupanya juga bisa berpengaruh pada kesehatan. Salah satunya tertidur saat menonton movie alias serial favorit.

Tertidur dengan posisi televisi menyala tidak hanya membikin punggung sakit dan kurang tidur. Menurut sebuah penelitian nan dipublikasikan dalam The Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS), kebiasaan itu juga bisa meningkatkan akibat penyakit jantung dan diabetes. Kok bisa?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penelitian nan dilakukan oleh para peneliti medis di Northwestern University di Chicago, Illinois, AS, itu menemukan bahwa paparan 'pencahayaan sekitar', termasuk sinar dari televisi, saat tidur malam membahayakan kegunaan jantung. Hal itu juga bisa meningkatkan resistensi insulin saat menjelang pagi.

Hal ini meningkatkan akibat penyakit jantung, diabetes, dan sindrom metabolik.

"Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa paparan pencahayaan ruangan sedang selama satu malam saja saat tidur dapat mengganggu izin glukosa dan kardiovaskular, nan merupakan aspek akibat penyakit jantung, diabetes, dan sindrom metabolik," kata Phyllis Zee, kepala Sleep Medicine di Departemen Neurologi Ken dan Ruth Davee di Universitas Northwestern, nan ikut menulis penelitian ini.

"Penting bagi orang-orang untuk menghindari alias meminimalkan jumlah paparan sinar saat tidur," sambungnya nan dikutip dari laman Metro UK.

Namun, penelitian ini hanya mempunyai 500 subjek, sehingga kurang bisa diandalkan dibandingkan penelitian nan berskala lebih besar. Sebelumnya, penelitian lain juga menemukan hasil nan serupa.

Sebuah penelitian terhadap lebih dari 40.000 wanita nan diterbitkan pada 2019, menemukan bahwa tertidur sembari menonton televisi meningkatkan akibat penambahan berat badan dan obesitas, nan mengenai dengan penyakit jantung dan diabetes.

Hal nan sama bertindak untuk tidur dengan lampu menyala alias mendapatkan terlalu banyak sinar melalui gorden di malam hari.

Penulis studi pertama merekomendasikan untuk membeli gorden anti tembus pandang alias masker mata, mematikan semua lampu saat tidur, dan menggunakan lampu kuning untuk membaca sebelum tidur.

Simak Video "Perhatikan Durasi Tidur untuk Hindari Risiko Serangan Jantung"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)