Heboh Tren Makan Tusuk Gigi Digoreng, BPOM Korsel Beri Warning

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Jakarta -

Badan keamanan pangan Korea Selatan tengah dihebohkan dengan tren mengonsumsi tusuk gigi lantaran viral di media sosial. Pembersih sela-sela gigi nan diproduksi menggunakan tepung oleh pabrik itu sebenarnya dibuat dengan maksud membikin produk nan lebih ramah lingkungan.

Namun, banyak penduduk di Korea Selatan justru menggorengnya dan menambahkan beragam macam saus hingga dikombinasikan dengan mi instan. Kementerian Keamanan Makanan dan Obat-obatan belum lama ini mengeluarkan peringatan untuk tidak mengonsumsi tusuk gigi tersebut.

Pihak kementerian mengatakan bahwa tusuk gigi nan tersedia semestinya hanya digunakan untuk tujuan sanitas. Tusuk gigi merupakan peralatan kebersihan dan tidak tunduk pada patokan keselamatan nan bertindak untuk produk pangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Keamanan produk tersebut sebagai makanan belum terverifikasi. Mohon tidak untuk memakannya," ucap pihak kementerian dikutip dari Reuters, Jumat (26/1/2024).

Sebagian warganet Korsel mengungkapkan keprihatinan mengenai tren nan sedang viral tersebut. Menurut mereka, produk tusuk gigi tidak semestinya diolah menjadi makanan, walaupun memang terbuat dari bahan makanan.

"Saya mendengar ada peringatan di bungkusan tusuk gigi nan menyarankan untuk tidak menggorengnya menjadi makanan," ucap salah satu netizen.

Pejabat kesehatan menuturkan walaupun tusuk gigi tersebut dibuat dari bahan makanan seperti tepung, keamanan dari produk tersebut tidak dapat dijamin untuk dikonsumsi. Hal ini menegaskan kembali komitmen mereka mendukung lingkungan nan kondusif untuk penggunaan produk-produk higienis nan benar.

Tusuk gigi nan dianggap ramah lingkungan dan dapat lebih mudah terurai ini sering kali ditemukan di restoran Korea. Tusuk gigi ini juga sering digunakan untuk mengambil makanan kecil.

Simak Video "Respons RSHS Bandung soal Viral Pasien Cabut Gigi Bungsu Meninggal"
[Gambas:Video 20detik]
(avk/naf)