Manfaat Kolaborasi Gender di Dunia Bisnis dan Profesional

Sedang Trending 5 hari yang lalu
Bincang kumparan hangout soal kerjasama kelamin di bumi upaya dan profesional. Foto: kumparan

sosmed-whatsapp-green

kumparan Hadir di WA Channel

Dalam ranah bisnis, kerjasama kelamin menjadi strategi nan cukup efektif untuk mendatangkan akibat positif dan keuntungan. Namun sayangnya, perihal ini susah diwujudkan dan direalisasikan dalam tindakan nan nyata.

Data BPS tahun 2023 menyatakan bahwa partisipasi pekerja wanita dalam suatu upaya dan perusahaan tetap cukup timpang. Sekitar 86,97% pekerja laki-laki lebih mendominasi, sementara pekerja wanita cukup minim dengan nomor 60,18%.

Menyoal masalah ini, kumparan pun menghadirkan aktivitas kumparan Hangout berjudul “Berdaya Bersama dalam Bisnis: Perempuan dan Laki-laki Saling Berkolaborasi”. Acara ini digelar pada Sabtu, 8 Juni 2024 pukul 10.00 WIB di Kantor kumparan.

Sesi kumparan Hangout kali ini mendatangkan narasumber nan kompeten di bidangnya, ialah Sari Kartika selaku SME Proposition Division Head OCBC serta Ario Pratomo selaku influencer dan entrepreneur.

Bincang kumparan hangout soal kerjasama kelamin di bumi upaya dan profesional. Foto: kumparan

Sebagai pembicara, mereka membagikan insight menarik tentang pentingnya kerjasama wanita dan laki-laki dalam ranah upaya dan profesional. Menanggapi tema ini, Rachma nan berstatus sebagai pebisnis muda pun sepakat dengan apa nan disampaikan narasumber.

Menurutnya, nan terpenting dalam kerjasama ini adalah kedua belah pihak kudu saling melengkapi dan mendorong penemuan berbisnis. “Keberagaman itu bagus dan sangat wajar. Dalam bisnis, keberagaman bisa saling memotivasi dan mendorong inovasi,” katanya kepada kumparan.

Pendapat senada diutarakan oleh Tonny, seorang pebisnis nan mempunyai awareness soal kerjasama gender ini. Dalam wawancaranya, dia mengatakan bahwa tidak semua pekerjaan hanya bisa dikerjakan oleh laki-laki alias wanita saja, melainkan kerjasama antara keduanya.

“Dengan saling berkolaborasi, kita bisa saling menguatkan dan mendorong upaya ini jadi lebih berkesempatan untuk menembus pasaran dengan pendekatan dari beragam perspektif pandang.”

Bincang kumparan hangout soal kerjasama kelamin di bumi upaya dan profesional. Foto: kumparan

Ini membuktikan bahwa kerjasama kelamin tidak hanya mendukung kesetaraan, tetapi juga memberikan kontribusi nan lebih luas dalam bumi bisnis. Kombinasi antara kekuatan dan keahlian nan berbeda dari laki-laki dan wanita dapat menghasilkan solusi nan lebih komprehensif.

Menurut Sari Kartika, SME Proposition Division Head OCBC, menambahkan bahwa generasi muda perlu percaya diri dan menghilangkan rasa insecure ketika menghadapi persaingan upaya nan penuh dengan keberagaman.

"Kita kudu percaya diri, hilangkan insecurity. Karena kesempatan itu ada, tidak memandang usia, tidak memandang gender. Semuanya itu ada jika kita mau dan kita mau berkembang dan berkelanjutan," ujarnya.

Ini menunjukkan bahwa kesempatan dalam bumi upaya tersedia untuk semua orang, asalkan mereka mau berupaya dan berkomitmen untuk terus berkembang. Kepercayaan diri menjadi kunci utama untuk meraih kesuksesan, tanpa memandang latar belakang alias gender.

Bincang kumparan hangout soal kerjasama kelamin di bumi upaya dan profesional. Foto: kumparan

Sementara itu, Ario Pratomo, seorang konten kreator, entrepreneur, sekaligus penanammodal menyebut faedah dari kerjasama kelamin dalam bisnis. Menurutnya, kerjasama ini memungkinkan untuk mendapatkan nan terbaik dari kedua belah pihak.

"You get the best of both worlds. Laki-laki nan lebih apa (kemampuan) bisa digabungkan dengan wanita nan lebih apa di suatu bidangnya masing-masing. Jadi kita menjangkau market nan lebih besar, orang nan lebih banyak, sehingga dapat bertumbuh bersama-sama," jelasnya.