Menyoal 'Jelqing', Tren Viral yang Dicoba Banyak Pria untuk Perbesar Mr P

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Jakarta -

Belakangan teknik 'jelqing' tengah viral dan dicoba banyak pria. Tren ini dilakukan untuk membikin penis terlihat lebih besar. Memang gimana pengaruhnya untuk memperbesar ukuran penis?

'Jelqing' merupakan metode nan melibatkan penekanan kuat ibu jari dan telunjuk pada pangkal penis nan separuh tegak, dan mendorongnya ke depan. Gerakan ini membikin perangkat vital terlihat lebih besar.

Dikutip dari laman Healthline, beberapa orang menyatakan langkah itu bisa membikin penis terlihat lebih tebal alias panjang. Bahkan, beberapa percaya itu bisa membantu ereksi memperkuat lebih lama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Benarkah bisa membesarkan penis?

Sebagian besar 'bukti' soal teknik 'jelqing' ini berkarakter anekdotal alias hasil pengamatan pribadi. Sejauh ini, tidak ada penelitian tentang seberapa sukses alias gagalnya teknik ini.

Dari beberapa klaim, 'jelqing' ini dapat membantu:

  • Meningkatkan lingkar penis saat kondisi ereksi alias tidak ereksi
  • Menambah panjang penis dalam kondisi ereksi alias tidak ereksi
  • Membuat ereksi memperkuat lebih lama

Bagaimana pengaruh sampingnya?

Teknik 'jelqing' ini sebenarnya cukup kondusif jika tidak menekan penis terlalu keras, terlalu sering, dan terlalu agresif. Tekanan nan terlalu garang bisa merobek jaringan alias menyebabkan kerusakan pada ligamen nan menghubungkan penis ke pinggul.

Pada kasus terburuk, kerusakan seperti ini bisa mempengaruhi keahlian ereksi penis secara permanen. Selain itu, beberapa pengaruh samping potensial lainnya seperti:

  • Memar pada penis
  • Rasa sakit alias nyeri di sepanjang batang
  • Iritasi kulit lantaran gesekan
  • Jaringan parut akibat gesekan nan terlalu keras
  • Disfungsi ereksi
  • Pandangan master soal teknik 'jelqing'

Para master juga tidak menyarankan laki-laki melakukan tren ini. Ahli urologi Dr Rena Malik menegaskan itu bisa menyebabkan kerusakan permanen pada penis.

"Melakukan latihan semacam ini dapat menyebabkan kerusakan permanen pada penis. Teknik ini dapat menyebabkan meninggal rasa pada penis dengan merusak saraf pada penis," jelas Dr Rena Malik nan dikutip dari New York Post.

"Tren ini lebih banyak merugikan daripada menguntungkan. Dan juga dapat menyebabkan memar nan menyakitkan serta masalah pada arteri dan vena di area tersebut," sambungnya.

'Jelqing' Menyebabkan Penyakit Peyronie

Sebuah postingan blog di situs pengobatan disfungsi ereksi Hims, nan diulas oleh Dr Mike Bohl, memperingatkan 'jelqing' juga bisa memicu penyakit Peyronie. Kondisi ini menyebabkan ereksi terasa menyiksa lantaran penis bakal terlihat melengkung,

Dikutip dari Mayo Clinic, penyakit Peyronie membikin penis menjadi menjadi bengkok dan pendek. Perubahan bentuk pada penis seringkali menjadi lebih jelek dalam satu tahun pertama.

Teknik 'jelqing' bisa memicu kerusakan jaringan parut di penis sehingga memicu penyakit Peyronie. Penyakit ini dapat diobati dengan beberapa prosedur nan sama nan digunakan untuk pemanjangan dan penebalan penis.

Simak Video "Klinik Pengobatan Mak Erot Juga Bisa Tangani Keluhan Mr P Patah"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)