Ngeri, Paru-paru Wanita 45 Tahun 'Kolaps' usai Operasi Sedot Lemak

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Jakarta -

Seorang wanita di Arab Saudi mengalami kerusakan paru-paru setelah sedot lemak. Pasien 45 tahun itu menjalani operasi tahun lampau untuk menghilangkan lemak di bagian perut dan punggung.

Dikutip dari Daily Mail, sebagian dari lemak itu bakal dipindahkan ke bagian pinggul agar terlihat lebih berisi.

Namun, dalam waktu 24 jam pasca prosedur sedot lemak, wanita nan tidak disebutkan namanya itu mengeluhkan kondisinya. Ia mengalami nyeri dada, pernapasan sangat cepat, dan debar jantung nan sangat cepat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil pemindaian menunjukkan paru-paru bagian kirinya kolaps seluruhnya. Artinya, udara telah keluar dari paru-paru, mengisi ruang di luarnya, dan merusak kemampuannya untuk menghirup oksigen.

Dokter nan merawat pasien tersebut dari Rumah Sakit Pusat Aseer, Arab Saudi, saat itu mengatakan penyebab pasti dari masalah ini tidak diketahui. Tetapi, ada kemungkinan paru-paru tersebut tertusuk oleh instrumen nan digunakan di dalam tubuh bagian atas selama pengangkatan lemak.

Paru-paru kolaps nan dalam bumi medis disebut pneumotoraks adalah akibat operasi sedot lemak nan mengganggu jaringan di perut bagian atas. Namun, persoalan tersebut bisa terjadi secara 'spontan', tanpa argumen nan jelas.

Mengomentari kasus ini, para master mendesak master lain untuk 'menyebarkan kesadaran' bakal ancaman ini dan menerapkan lebih banyak peraturan. Mereka menegaskan bahwa nomor kematian akibat prosedur sedot lemak lebih tinggi dibandingkan nomor kematian akibat kecelakaan mobil.

Sekitar 19 sampai 20 orang per 100.000 meninggal akibat prosedur sedot lemak, dibandingkan dengan nomor kematian nan dilaporkan sebesar 16 kematian akibat kecelakaan di jalan raya.

"Komplikasi diremehkan dan tidak dilaporkan," tulis para master dalam Journal of Medical Case Reports.

Sedot lemak adalah prosedur nan dilakukan untuk menyedot lemak keluar dari bagian tubuh termasuk perut, pinggul, paha, bokong, lengan alias leher. Hal ini dapat dilakukan dengan anestesi lokal.

Biasanya, master bedah bakal menyuntikkan larutan garam ke area lemak untuk memecah lemak, sebelum disedot menggunakan kanula nan dihubungkan ke ruang hampa.

Selain akibat paru-paru kolaps, terdapat beberapa akibat serius lainnya nan mengenai dengan prosedur sedot lemak. Misalnya seperti:

  • Infeksi parah
  • Penumpukan cairan nan mungkin perlu dikeluarkan dengan jarum
  • Tekstur tidak rata di bawah kulit
  • Emboli lemak nan menakut-nakuti jiwa

Kondisi emboli lemak bisa terjadi saat potongan lemak bisa terlepas dan terperangkap di pembuluh darah, lampau berkumpul di paru-paru alias melangkah ke otak.

Simak Video "Eks Ratu Kecantikan Argentina Jacqueline Carrieri Meninggal Dunia"
[Gambas:Video 20detik]