Olahraga di Tengah Cuaca Tak Menentu, Menyehatkan atau Cari Penyakit?

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Jakarta -

Cuaca nan tidak menentu belakangan ini bisa bikin keimunan tubuh melemah, mudah tertular penyakit. Olahraga konon bisa meningkatkan daya tahan, tapi apa ya tetap bertindak jika malah kecapekan?

Banyak orang pada akhirnya dihadapkan pada pilihan dilematis, antara tetap olahraga dengan akibat kecapekan lampau keimunan melemah, alias mendingan rehat tapi mengorbankan kebugaran tubuh. Keduanya punya plus-minusnya sendiri.

Dokter ahli kedokteran olahraga RS Pondok Indah Bintaro Jaya, dr Wawan Budisusilo, SpKO, menegaskan bahwa olahraga tetap merupakan salah satu bagian dari pola hidup aktif nan efektif meningkatkan keimunan tubuh. Olahraga sama pentingnya dengan menghindari rokok dan alkohol, serta menerapkan pola hidup nan baik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Respons tubuh terhadap olahraga, baik akut maupun kronis, dapat berpengaruh terhadap komponen sistem kekebalan," katanya, kepada detikcom, Minggu (28/1/2024).

Beautiful young athletic woman stretching before jogging outdoors in the rain at night.Olahraga dengan intensitas ringan dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Foto: Getty Images/urbazon

Penting dicatat, respons imun nan terjadi saat olahraga sangat dipengaruhi oleh intensitas dan lama saat berolahraga. Olahraga dengan intensitas sedang merangsang beragam parameter keimunan tubuh, sehingga mengurangi akibat terinfeksi penyakit.

"Dalam meningkatkan sistem imun tubuh, aktivitas olahraga mempunyai dua mekanisme, ialah dengan mengurangi stres oksidatif dan meningkatkan respons imunologis," jelasnya.

Sebaliknya, olahraga dengan intensitas tinggi berisiko memicu kelelahan serta respons keimunan tubuh nan justru tidak baik. Di antaranya adalah munculnya inflamasi alias radang pada jaringan otot, dan leukositosis pada sirkulasi sistemik.

"Hal ini nan kemudian dapat menekan respons imun terhadap penyakit. Kondisi ini lebih sering terjadi pada waktu open window, ialah kondisi di mana tubuh menjadi lebih rentan terkena virus akibat latihan intensitas tinggi dalam waktu lama," terang dr Wawan.

NEXT: Memahami Kurva J

Simak Video "Penjelasan BMKG soal Cuaca Panas Akhir-akhir Ini"
[Gambas:Video 20detik]