Siapa yang Jarang Mandi? Pakar Beri Warning 5 Masalah Ini Bisa Muncul

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Jakarta -

Mandi merupakan aktivitas untuk membersihkan tubuh dan kudu dilakukan setiap hari. Secara tidak langsung, mandi dapat membersihkan tubuh dari kuman, bakteri, debu, keringat, dan minyak nan menempel di kulit seharian.

Bahkan mandi juga menjadi aktivitas nan menenangkan setelah capek berkegiatan. Akan tetapi, tak sedikit orang nan malas mandi lantaran beragam alasan. Bahkan bisa melewatkan mandi hingga berhari-hari.

Hati-hati, kebiasaan jarang mandi tidak hanya bisa menimbulkan aroma badan, tapi ada juga pengaruh lain nan menyertainya loh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jika Anda adalah seseorang nan banyak berkeringat, mempunyai riwayat jangkitan bakteri, sukses keluar setiap hari, alias bekerja di lingkungan berisiko tinggi [seperti pembimbing sekolah alias penyedia jasa kesehatan] maka nan terbaik adalah mandi setiap hari," kata master family dan pengobatan darurat dr Janette Nesheiwat, M D, dikutip dari Bustle.

Berikut sederet akibat nan bisa terjadi jika jarang mandi.

1. Keringat dan Bakteri bakal Bercampur

Meskipun keringat pada dasarnya tak berbau, namun jika bercampur dengan kuman alami pada kulit dapat menyebabkan aroma badan.

Ada dua jenis kelenjar keringat nan dapat menghasilkan beragam aroma: kelenjar ekrin dan kelenjar apokrin. Kelenjar ekrin ditemukan di seluruh tubuh dan terbuka langsung ke permukaan kulit, sedangkan kelenjar apokrin ditemukan di area dekat folikel rambut, seperti ketek dan selangkangan.

Kelenjar ekrin mengeluarkan keringat, nan membantu seseorang menenangkan diri. Sementara kelenjar apokrin mengeluarkan cairan berbeda saat seseorang sedang stres. Setelah keduanya bercampur dengan kuman di kulit, seseorang bisa mendapatkan aroma badan.

"Bau badan sebagian disebabkan oleh kuman nan menghasilkan gas dan aroma badan bisa bertambah jelek jika Anda semakin lama tidak mandi," ucap dr Nesheiwat.

2. Muncul Jerawat

Meski ada banyak penyebab jerawat, beberapa orang mungkin tak menyadari bahwa tidak mandi dapat memperburuk jerawat nan dialami.
Ditambah lagi saat tertidur sebelum membersihkan kulit dan tertidur lantaran kotoran, minyak, dan riasan nan menumpuk sepanjang hari. Kulit wajah nan kotor bisa menyebabkan pori-pori besar tersumbat hingga memicu komedo dan jerawat.

"Jadi meskipun Anda sangat lelah, paling tidak Anda kudu mencoba membersihkan kulit dan mandi seperti biasa keesokan harinya. Penyebab dan jenis jerawat berbeda-beda pada setiap orang, jadi jika Anda bingung kudu melakukan apa, jangan ragu untuk bertanya pada master kulit," kata dr Nesheiwat.

Seseorang dapat kehilangan jutaan sel kulit setiap jam. Tanpa pembersihan nan rutin, kulit meninggal dapat menumpuk di permukaan kulit. Kondisi ini dapat memicu iritasi pada kulit.

"Kulit meninggal dan lemak secara alami berkumpul di lapisan atas kulit," ujar dr Aishah Muhammad, M D, master anak dan pembimbing pribadi.

"Jika tidak dicuci, penumpukan ini bisa membikin kulit terasa gatal dan kering," lanjutnya.

4. Infeksi Jamur Bisa Saja Terjadi

Jika kulit tidak bisa mencegah alias melawan kuman dan jamur jahat, jangkitan bisa terjadi. Karenanya, mandi dapat membantu tetap sehat dan mencegah beragam infeksi.

"Jika tidak dirawat dengan baik dengan mencuci, maka kita memberikan kesempatan terjadinya jangkitan jamur, [seperti] kurap dari matras gym, alias jangkitan kuman [seperti] staph nan mungkin Anda dapatkan di kereta bawah tanah," imbuhnya.

5. Menyebabkan Penyakit

Jarang mandi tak hanya memicu kuman jahat, tetapi juga menyebabkan penyakit jika kuman nan tidak dibersihkan masuk ke dalam tubuh melalui mata, mulut, alias hidung.

"Dengan tidak mencuci, kemungkinan besar Anda bakal mempunyai sejumlah kuman berbeda di tangan dan wajah Anda," kata Muhammad dalam wawancara sebelumnya.

"Hal ini menempatkan Anda pada akibat terkena flu alias jangkitan lantaran mungkin terdapat kuman dan dapat membikin tubuh Anda melawan efeknya," tuturnya lagi.

Simak Video "Identifikasi Perilaku Pengemis Online dari Kacamata Psikolog"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)