Soal Efek Kemo Seperti yang Dialami Vidi Aldiano saat Lawan Kanker Ginjal

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Jakarta -

Penyanyi Vidi Aldiano menceritakan kondisinya setelah sukses melewati perawatan kemoterapi. Itu dilakukan untuk melawan kanker ginjal nan diidap sebelumnya.

Lewat unggahan IG miliknya, Vidi merasakan pengaruh samping nan muncul pasca kemoterapi. Ia sempat menggigil dan merasa nyeri di tubuhnya.

"Semalam sebenarnya gue agak lumayan dapat side-effect dari kemo nan gue lakukan," kata Vidi nan dilihat detikcom pada Jumat (26/1/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hari sebelumnya, gue kayak menggigil semalaman dan kayak mulai ngilu-ngilu gitu sebadan, jika kegesek sakit," sambungnya.

Tak hanya itu, Vidi juga mengalami gangguan debar jantung alias takikardia. Itu merupakan kondisi saat jantung berdebar melampaui 100 kali per menit.

Kondisi ini bisa terjadi sebagai respons dari kondisi normal, penyakit, alias gangguan irama jantung (aritmia). Untuk mengatasinya, Vidi langsung mengonsumsi obat dan rehat sejenak.

"Pada saat gue lagi duduk gitu, agak lumayan stres lantaran hari ini gue kegiatannya sebenarnya agak lumayan banyak," tuturnya.

Kemoterapi berfaedah membunuh sel-sel biasa, serta sel-sel kanker, nan membikin pengaruh samping ini bisa terjadi. Meski ini umum terjadi, tetapi bukan berfaedah semua orang bakal mengalami pengaruh samping tersebut.Efek samping nan bisa muncul pasca kemoterapi berjuntai pada jenis obat nan digunakan. Beberapa pengaruh samping nan umum seperti infeksi, mudah memar alias berdarah, dan rambut rontok.

Dikutip dari Medical News Today, berikut beberapa pengaruh samping nan bisa muncul setelah menjalani kemoterapi:

Infeksi dan sistem kekebalan tubuh melemah

Kanker dan pengobatannya bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh. Hal itu membikin pasien kanker nan telah menjalani kemoterapi bakal lebih rentan terhadap jangkitan lantaran sistem kekebalan nan melemah, dan jangkitan bisa memperkuat lebih lama.

Lebih mudah memar dan berdarah

Kemoterapi bisa menyebabkan seseorang lebih mudah memar alias berdarah, dan kondisi ini cukup banyak terjadi. Perlu diwaspadai jika perdarahan nan terjadi lebih banyak dari biasanya lantaran bisa berbahaya.

Sebaiknya lakukan tindakan pencegahan, seperti mengenakan sarung tangan saat bertani alias memotong makanan. Selain itu, ambil langkah ekstra untuk mencegah cedera seperti terjatuh.

Kelelahan

Kelelahan bisa menjadi indikasi umum dari pengaruh terapi alias beberapa corak kanker itu sendiri. Kondisi kelelahan nan muncul bisa berbeda pada setiap orang.

Tanda kelelahan nan muncul lantaran kemoterapi bisa menyebabkan orang merasa lelah, lemah, dan lesu. Selain itu, rehat tidak menghilangkan rasa capek tersebut. Kondisi ini biasanya berkurang setelah perawatan selesai, tetapi tidak di semua kasus.

Rambut rontok

Kemoterapi dapat merusak folikel rambut sehingga menyebabkan rambut melemah, rapuh, dan rontok. Rambut bakal tumbuh kembali, tetapi warna alias teksturnya mungkin berbeda. Hal ini biasanya bersambung hingga perawatan berakhir, setelah itu rambut nyaris selalu tumbuh kembali.

NEXT: Nyeri Saraf hingga Menggigil