TNI AL Bakal Diperkuat Rudal Canggih Atmaca, Begini Spesifikasinya

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Jakarta -

Indonesia dikabarkan telah mengadakan sebuah perjanjian pengadaan rudal anti-kapal asal Turki. Rudal tersebut adalah rudal Atmaca asal pabrikan Roketsan.

Dilansir detikINET dari Janes, Indonesia memberikan perjanjian pengadaan ini lewat perusahaan lokal PT Republik Defensindo, Sabtu (27/01/2024). Nantinya, perusahaan tersebut bertanggung jawab atas pengadaan rudal Atmaca batch pertama.

Kontrak ini mencakup 45 unit rudal nan dilengkapi modul peluncuran. Kabarnya, TNI Angkatan Laut merupakan pengguna pertama dari rudal asal Turki tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tentang Rudal Anti-Kapal Atmaca

Rudal Atmaca merupakan rudal anti-kapal pertama Turki nan dikembangkan guna mengurangi ketergantungan Angkatan Laut Turki atas rudal anti-kapal asal Amerika Serikat, AGM-84 Harpoon.

Perusahaan pertahanan Roketsan dan Aselsan merupakan developer dari rudal Atmaca tersebut. Program pengembangan rudal ini sudah dimulai sejak tahun 2009.

Menurut info nan tertera di laman resmi Roketsan, rudal ini merupakan rudal otonom jarak jauh nan dapat menjangkau jarak lebih dari 220 km namun tetap berpresisi tinggi. Rudal ini juga dapat menghindari penemuan radar dengan cukup baik.

Salah satu fitur menarik dari sistem penembakan rudal Atmaca adalah keahlian sistem rudal tersebut untuk melakukan 3D Mission Planning nan dapat menggambarkan hasil pencitraan radar nan bakal diserang oleh rudal.

Dalam mencapai sasaran, Atmaca menggunakan Inertial Navigation System (INS) nan dipadukan dengan GPS dan Radar Altimeter.

Rudal ini mempunyai berat 750 kg dimana 250 kg dari berat tersebut merupakan hulu ledak. Rudal ini mempunyai dimensi panjang 5,2 m dan lebar sirip 1,4 m.

Turki sebagai produsen dari rudal ini melakukan uji coba rudal Atmaca pertama kali pada Februari 2021. Saat itu, korvet kelas Ada ialah TCG Kinaliada merupakan kapal nan menjadi pedoman peluncuran rudal Atmaca.

Simak Video "Proses Pengerjaan Perbaikan Kapal Perang di PT PAL"
[Gambas:Video 20detik]

(afr/afr)