Ulasan Film Keys to the Heart, Kisah Pilu yang Bikin Nurani Ngilu!

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Satu lagi tontonan menyentuh nurani nan sayang buat Anda lewatkan, apa lagi jika bukan Keys to the Heart! Film asal negeri gingseng rilisan tahun 2018 ini dijamin bakal menguras air matamu sewaktu menyaksikannya. Lantas gimana sih alur cerita dari movie Keys to the Heart? Film nan dibintangi Lee Byung Hun, Park Jung Min sampai Youn Yuh Jung ini mengikuti kisah haru perjalanan tiga insan sedarah nan setelah pertemuan tidak terduga, mereka tinggal satu genting walaupun sebelumnya tidak mempunyai hubungan nan baik. 

Kisahnya bermulai ketika In Sook (Youn Yuh Jung) nan di usia senjanya, dia tetap kudu merawat putra keduanya nan menderita autis. Hari-hari nan nampak dijalaninya dengan penuh rasa syukur itu, rupanya menyimpan kesedian atas rasa bersalahnya pada putra pertamanya nan dia tinggalkan di usia belia.

Suatu hari, tak sengaja In Sook berjumpa Jo Ha (Lee Byung Hun), putra pertamanya nan dia tinggalkan. In Sook jelas tidak mau melewatkan kesempatan itu, dengan penuh minta dia menawari Jo Ha untuk tinggal berbareng dengannya, juga dengan putra keduanya, Jin Tae. 

Dan lantaran memang sedang memerlukan tempat tinggal, Jo Ha pun setuju untuk tinggal berbareng meski dia menyimpan rasa kecewa nan teramat dalam pada ibunya itu. Dan sejak saat itu hubungan orang-orang sedarah nan cangguh itu, bertumbuh dengan beragam ramuan bentrok nan memancing keharuan di sepanjang jalan cerita.

Ulasan Film Keys to the Hearth

Keys to the Heart adalah satu dari sekian film Korea mengandung “bawang” nan layak buat direkomendasikan. Film ini dikemas dengan pendalaman cerita nan dalam, nan membuatnya jadi begitu menarik untuk disaksikan. Penokohannya pun digalih sama rata, masing-masing karakter utama dikembangkan dengan sangat baik, sejarah hidup hingga perjalanan mereka menjadi pribadi nan baru menghasilkan jalan cerita penuh keharuan dengan selipan-selipan pesan kehidupan nan bermakna.

Dan meski konsentrasi movie terletak pada perkembangan hubungan ibu dan kedua anaknya, rupanya karakter pendukungnya tak hanya tampil sebagai ‘pendamping’ dengan peran dangkal. Pada tokoh Ga Yool (Han Ji Min) misalnya, pianis legendaris nan menanggalkan popularitasnya karena kecelakaan nan dialaminya itu, turut disorot sejarah hidupnya, meski perannya di movie ini sebenarnya sebagai fasilisator untuk Jin Tae mengembangkan bakatnya. 

Satu nan tak bisa dipungkiri, keistimewaan movie ini juga terletak pada keahlian akting para pemeran. Semuanya menunjukkan performa terbaiknya sehingga karakter nan mereka hidupkan tak mudah untuk dilupakan.

Park Jung Min nan berkedudukan sebagai Jin Tae, sukses tampil mencolok berkah kebolehan aktingnya nan piawai betul membawakan karakter anak berkebutuhan unik nan juga mempunyai keahlian luar biasa dalam bermain piano.