Viral Kepala Puskesmas Palembang Terancam Disanksi usai Larang Pegawai Hamil

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Jakarta -

Kepala Puskesmas Sabokingking Palembang, dr Margaretha terancam terkena hukuman setelah diduga mengintimidasi dan memperlakukan pegawainya di luar pemisah prosedur kedinasan. Ia juga disebut melarang pegawainya hamil. Hal ini diungkapkan langsung oleh Kepala Inspektorat Palembang Jamiah Haryanti.

Jamiah menjelaskan, sebanyak 18 pegawai Puskesmas Sabokingking nan melapor ke inspektorat sudah dimediasi beberapa hari lampau dengan kepala puskesmas dr Margaretha. Namun, hasilnya tetap ada pegawai nan tidak puas dan tetap melanjutkan laporan.

"Sudah kami mediasi antara pegawai dan Kepala Puskesmas Sabokingking namun hasilnya pegawai tidak puas lantaran sikap kapus terlalu berlebihan, memang niatnya baik namun caranya nan salah tidak boleh berkarakter arogan terhadap bawahan lantaran kedudukan hanya sementara," tegasnya, dikutip dari detikSumbangSel

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penjabat (Pj) Wali Kota Palembang Ratu Dewa juga telah menerima laporan kasus Kepala Puskesmas Sabokingking dari Inspektorat Kota Palembang. Dewa mengatakan bakal segera menggelar rapat Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) untuk memberikan hukuman terhadap sang kepala puskesmas, dr Margaretha.

Rapat Baperjakat bakal dilakukan dalam minggu ini. Pj Sekda Kota Palembang ditunjuk sebagai ketua rapat. Dalam rapat itu juga bakal datang Kepala Dinas Inspektorat dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang.

"Untuk sanksi, ya nan pasti nya setelah rapat bakal diputuskan oleh tim, saya minta kejadian ini tidak terjadi lagi," tegasnya.

LANJUTKAN MEMBACA DI SINI

Simak Video "Catatan Penting dari Dokter Kandungan Bagi Pasangan nan Ingin Program Hamil"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)