YouTube Tepis Tudingan Film Dirty Vote Kena Shadow Banned

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Jakarta -

Film dokumenter Dirty Vote membikin kehebohan dan menjadi pembahasan netizen. Jumlah penontonnya pun terus bertambah, dan saat ini sudah ditonton sebanyak 7,5 juta kali di akun Dirty Vote dan 7,9 juta kali di akun PSHK Indonesia.

Namun sejumlah netizen sempat mengeluhkan kesulitan mencari video tersebut di YouTube. Sampai-sampai ada nan mengira video tersebut sudah dihapus dari YouTube.

"Dirty vote udah di delete dari YouTube kah? Aku tadi cari gak ada," tulis @Febxxous di X.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Ekspedisi Indonesia Baru lewat akun @idbaruid menyebut movie Dirty Vote ini terkena shadow banned di YouTube. Postingan nan di-retweet oleh sutradara Dirty Vote Dandhy Laksono tersebut juga menyertakan tautan untuk menonton movie tersebut.

[Gambas:Twitter]

Dari pantauan detikINET, saat melakukan pencarian menggunakan kata kunci "dirty vote" di YouTube, memang nan muncul bukan movie dokumenter tersebut. Namun saat opsi sort by (di tombol Filters) diganti dari "Relevance" menjadi "View count", movie dokumenter itu muncul dalam hasil pencarian, baik nan diunggah di akun Dirty Vote maupun PSHK Indonesia.

Pihak YouTube Indonesia pun angkat bicara soal masalah ini. Mereka memastikan jika sistemnya berfaedah normal seperti biasa.

"Kami telah menelusuri masalah ini dan dapat mengonfirmasi bahwa sistem kami berfaedah seperti biasa," kata perwakilan YouTube Indonesia kepada detikINET, Selasa (13/2/2024).

Mereka pun memastikan sudah berinvestasi besar pada sistem mereka, nan bisa mempertimbangkan otoritas saat menentukan ranking dan rekomendasi.

"Selama beberapa tahun terakhir kami telah berinvestasi secara signifikan pada sistem nan mempertimbangkan otoritas saat menentukan peringkat, dan sistem rekomendasi YouTube dengan jelas menampilkan buletin dan info dari sumber resmi di seluruh platform kami, khususnya mengenai pemilu," tambahnya.

Film ini berdurasi 1 jam 57 menit dan menampilkan pemeran Dirty Vote nan lebih tepatnya disebut narasumber alias pembicara, lantaran berupa paparan tiga mahir norma tata negara. Para narasumber Dirty Vote adalah Zainal Arifin Mochtar, Bivitri Susanti, dan Feri Amsari, nan menjelaskan dugaan kecurangan Pemilu 2024.

Simak Video "Reaksi Netizen Seusai Nonton Film Dokumenter 'Dirty Vote'"
[Gambas:Video 20detik]

(asj/asj)